Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) mengacu pada gangguan biobehavioral kronis yang awalnya bermanifestasi di masa kanak-kanak dan ditandai oleh masalah hiperaktif, impulsivitas, dan / atau kurangnya perhatian. Tidak semua individu yang terkena memanifestasikan ketiga kategori perilaku. Gejala-gejala ini telah dikaitkan dengan kesulitan dalam fungsi akademik, emosional, dan sosial.
Diagnosis ditegakkan dengan memenuhi kriteria spesifik, dan kondisi ini mungkin terkait dengan kondisi neurologis lainnya, masalah perilaku yang signifikan (misalnya, gangguan oposisi oposisi), dan / atau ketidakmampuan perkembangan / belajar. Pilihan terapeutik termasuk penggunaan obat, terapi perilaku, dan penyesuaian dalam kegiatan gaya hidup sehari-hari.
ADHD adalah salah satu gangguan yang lebih umum pada masa kanak-kanak. Studi di Amerika Serikat menunjukkan bahwa sekitar 8% -10% anak-anak memenuhi kriteria diagnostik untuk ADHD. ADHD terjadi dua hingga empat kali lebih sering pada anak laki-laki daripada anak perempuan (rasio laki-laki dan perempuan 4: 1 untuk tipe yang didominasi hiperaktif dibandingkan 2: 1 untuk tipe yang paling lalai).
Meskipun sebelumnya diyakini "terlalu besar" pada masa dewasa, pendapat saat ini menunjukkan bahwa banyak anak akan terus berlanjut sepanjang hidup dengan gejala yang dapat mempengaruhi fungsi kerja dan sosial. Beberapa peneliti medis mencatat bahwa sekitar 40% -50% anak-anak hiperaktif ADHD akan memiliki gejala (biasanya non-hiperaktif) yang bertahan hingga dewasa.
Komunitas medis mengakui tiga bentuk dasar gangguan ini:
Terutama lalai: ketidaksinambungan berulang dan ketidakmampuan untuk mempertahankan fokus pada tugas atau kegiatan. Di kelas, ini mungkin anak yang "melamun" dan "tidak bisa tetap di jalur."
Terutama hiperaktif-impulsif: Perilaku impulsif dan gerakan yang tidak pantas (gelisah, ketidakmampuan untuk tetap diam) atau kegelisahan adalah masalah utama. Berbeda dengan anak tipe ADHD yang kurang perhatian, individu ini lebih sering menjadi "badut kelas" atau "setan kelas" - baik manifestasi mengarah ke masalah gangguan yang berulang.
Gabungan: Ini adalah kombinasi dari bentuk yang lalai dan hiperaktif-impulsif.
Jenis gabungan ADHD adalah yang paling umum. Jenis yang paling lalai diakui semakin banyak, terutama pada anak perempuan dan orang dewasa. Jenis dominan hiperaktif-impulsif, tanpa masalah perhatian yang signifikan, jarang terjadi.
Kami masih belajar tentang ADHD, dan pemahaman para ahli tentang gangguan masih disempurnakan. Beberapa percaya, misalnya, bahwa istilah "defisit perhatian" menyesatkan.
Mereka mempertahankan bahwa orang dengan ADHD sebenarnya dapat memperhatikan dengan baik, daripada terlalu sedikit, tetapi mengalami kesulitan mengatur perhatian mereka, membuat mereka tidak dapat fokus dengan benar.
Yang lain mengalami kesulitan mengabaikan perincian yang tidak relevan dan / atau fokus begitu intens pada detail spesifik sehingga mereka kehilangan gambaran yang lebih besar dan lebih luas.
Banyak penderita ADHD tidak dapat mengalihkan persneling dari satu hal ke hal lain ketika mereka perlu, sehingga mereka tidak dapat fokus pada apa yang perlu dilakukan. Kesulitan ekstrim membuat anak berhenti bermain video game untuk datang ke makan malam adalah contoh umum.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar